Ada banyak cara untuk menurunkan berat badan, namun efek samping yang
harus dialami Ibu adalah rasa lapar berkepanjangan hingga nafsu makan
yang tak terkontrol setiap saat. Adakah cara yang efektif agar
menurunkan berat badan tidak membuat tubuh ‘meminta makan’ lebih banyak?
Kris Gunnars, BSc dari Authority Nutrition pun memaparkan pola makan
yang sehat untuk menunjang program penurunan berat badan Ibu.
1. Sarapan Tinggi Protein
Mulailah hari dengan sarapan berkualitas. Agar rasa kenyang bertahan
lebih lama, Ibu bisa tambahkan asupan protein ke dalam menu sarapan
sereal. Menurut studi dari International Journal of Obesity yang
mempelajari pola makan 30 wanita berusia 25 hingga 60 tahun, menemukan
bahwa wanita yang makanan tinggi protein seperti putih telur mampu
menahan rasa lapar, sehingga berat badan turun sebanyak 65%.
2. Minum Air Lebih Banyak
Minumlah air mineral tanpa campuran pemanis atau bahan lainnya. Ibu
bisa membiasakan minum segelas air, setengah jam sebelum makan. Begitu
pula jika rasa lapar datang, minumlah dahulu segelas air putih. Tidak
semua sinyal lapar menandakan tubuh memerlukan makanan, ternyata ada
kondisi tertentu yang menjadi sinyal palsu sehingga menimbulkan rasa
lapar. Terkadang rasa lapar yang timbul ternyata merupakan rasa haus
yang dirasakan tubuh. Oleh karena itu, cobalah minum beberapa air putih
terlebih dahulu dan tunggu hasilnya. Kebiasaan minum air putih juga bisa
membantu menurunkan berat badan dan menurunkan asupan kalori hingga
44%.
3. Lengkapi dengan Serat
"Serat dalam makanan berfungsi mengikat air dalam jumlah banyak,
sehingga memungkinkan sisa makanan dapat lebih mudah dicerna dan cepat
keluar," ujar ahli gizi Tuti Soenardi. Jadi dengan banyak mengonsumsi
serat, pencernaan akan lebih lancar dan juga dapat memaksimalkan
pembuangan zat yang tidak dibutuhkan tubuh. Ibu berusia 50 tahun ke
bawah sebaiknya mengonsumsi 25 gram serat per hari sedangkan pria 38
gram. Dengan meningkatkan asupan serat, ibu juga bisa mengurangi risiko
gangguan jantung maupun diabetes tipe 2.
4. Camilan Sayur & Buah
Banyak ahli nutrisi memaparkan salah satu
kegagalan saat menurunkan diet adalah mengonsumsi camilan yang tidak sehat,
sehingga membuat tubuh mengubah kalori dalam camilan menjadi lemak. Meskipun
buah dan sayur juga memiliki kalori, namun kandungan serat dan air yang tinggi
dalam buah dan sayur, lebih baik untuk melancarkan pencernaan serta mampu
menahan rasa lapar. Perlu diingat sayur sebaiknya dimasak dengan diolah tanpa
memasukkan kalori tambahan, cukup dikukus atau direbus. Begitu juga dengan
buah, jangan ditambahkan sirup atau pemanis buatan lainnya ya bu.
5. Porsi Kecil Tapi Sering
Saat ibu kelaparan, tentu porsi menu utama menjadi lebih banyak dan
terkadang bisa kalap saat mengonsumsinya. Yuk, bu dicoba mengubah
sedikit kebiasaan saat makan tersebut, yakni dengan membagi porsi besar
sekali makan menjadi beberapa porsi kecil untuk beberapa kali makan. Hal
ini baik untuk menjaga metabolisme tubuh tetap aktif dan mencegah
keinginan untuk ngemil dating menjadi lebih jarang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar